Inilah icon sekaligus kebudayaan pulau Madura yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Akankah kita masyarakat Jawa Timur pada umumnya atau Surabaya pada khususnya akan menafikan keberadaan budaya dan icon tersebut ? Maka jawaban yang saya kehendaki adalah tidak. Karena kalau kita berjalan-jalan ke Embong Malang disana kita pasti menemui patung karaban sapi yang di bangun oleh Pemda Surabaya tepat berada di tengah-tengah. Jadi, dengan dibangunnya jembatan Suramadu atau jembatan penghubung antara Surabaya dan Madura, bisa memperkuat persatuan dan kesatuan kita masyarakat Surabaya dengan masyarakat Madura. Pada dasarnya penduduk Surabaya dengan Madura sudah membaur
menjadi satu, namun di sebagian kecil masyarakat, kebanyakan para pegawai bank, kartu kredit, dealer sepeda motor, dan masih banyak lagi, yang membeda-bedakan antara warga Surabaya asli, Cina, ataupun Madura.1. Etnis Jawa biasanya dipilih-pilih ada yang ACC ada yang tidak.
2. Etnis Cina mayoritas ACC
3. Etnis Madura Mayoritas reject alias tidak di ACC.
Ini adalah salah satu contoh ketidak adilan yang selama ini selalu menjadi pro-kontra. Semua manusia menurut saya tidak bisa di nilai secara general atau di pukul rata dalam hal penilaian, karena semua itu, harus di kembalikan pada manusianya masing-masing. Untuk warga Madura, berbahagialah, kalian sudah bisa pulang pergi dari rumah menuju Surabaya - Madura, tanpa harus mendirikan gubuk-gubuk di tepi jalan, dengan di resmikannya jembatan Suramadu ini, saya yakin ekonomi masyarakat Madura pasti tertolong, karena rintangan laut yang membentang selama ini menjadi hambatan, kini kalian sudah bisa P.P Surabaya - Madura dengan aman, dengan biaya yang relatif murah di bandingkan dengan biaya Ferry yang selama ini menjadi beban. Apalagi menurut Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak saat dihubungi detikFinance, mengatakan : "Pengguna jembatan Suramadu bisa menggunakan jembatan tanpa harus mengeluarkan biaya alias gratis selama dua minggu." Sumber : detikFinance.
Mulai 10 Juni 2009 M/16 Jumadil Akhir 1430 H dimana jembatan tersebut telah resmi di buka oleh Presiden R.I Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY (yang tiba di lokasi peresmian Jembatan Suramadu, pada sisi Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (10/6) sekitar pukul 09.50 WIB. Sumber: Liputan6) dan 3 - 5 hari lagi, jembatan Suramadu, menurut petugas Jasa Marga telah resmi beropreasi. sumber : Adhiem Go Blog.
Jadi tunggu apalagi mulailah menikmati fasilitas yang telah di berikan pemerintah dengan sebaik-baiknya, dan dengan berhasilnya jembatan ini di bangun semoga persatuan dan kesatuan bangsa antar etnis dan suku bisa tercapai, sehingga tidak ada lagi yang namanya A, B, C, dan seterusnya....! :D







